DARI SMANTIBA UNTUK SUMSEL: KSATRIA MUDA BANYUASIN SIAP GUNCANG O2SN PROVINSI
PANGKALAN PANJI— Riuh rendah suara sorak penonton mendadak senyap saat dua pesilat saling berhadapan di tengah gelanggang. Di bawah atap Gedung Olahraga SMANTIBA, bukan sekadar medali yang sedang dipertaruhkan, melainkan sebuah mimpi besar membawa nama baik Kabupaten Banyuasin ke tingkat provinsi.
Pada Senin, 18 April 2026, SMAN 3 Banyuasin III resmi menjadi saksi bisu perjuangan para atlet muda dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMA tingkat Kabupaten Banyuasin cabang Pencak Silat.
Menjadi tuan rumah bukan sekadar tentang menyediakan tempat, tetapi tentang bagaimana menyambut keluarga baru. Atmosfer hangat langsung terasa begitu kontingen dari berbagai SMA di seluruh penjuru Banyuasin menginjakkan kaki di SMANTIBA.
"Kami ingin semua peserta merasa seperti di rumah sendiri. Di sini, kita berkompetisi sebagai lawan di gelanggang, tapi pulang sebagai saudara seagama dan setanah air," ujar salah satu panitia dengan senyum sumringah.
SMANTIBA menjadi arena yang tidak hanya megah, tetapi juga sarat akan dukungan emosional. Setiap tepuk tangan yang menggema adalah suntikan semangat bagi para atlet yang sudah berlatih berbulan-bulan, mengorbankan waktu bermain demi syiar olahraga tradisional warisan leluhur ini.
Setiap babak menyajikan drama yang menyentuh hati. Ada tawa kemenangan, namun tak jarang ada tangis haru dari mereka yang harus merelakan langkahnya terhenti. Di sudut gelanggang, terlihat beberapa pelatih memeluk siswa mereka yang kelelahan, membisikkan kata-kata penguat bahwa kekalahan hari ini adalah kemenangan yang tertunda.
Bukan tanpa alasan tensi pertandingan begitu tinggi. Cabang pencak silat O2SN tahun ini menjadi satu-satunya gerbang emas bagi para pesilat tangguh Banyuasin untuk melangkah ke tingkat yang lebih tinggi yaitu Lomba O2SN Tingkat Provinsi.
Hari mulai beranjak sore, namun aroma perjuangan di dalam GOR masih menyengat. SMANTIBA telah sukses bukan hanya sebagai tuan rumah yang ramah, tetapi juga sebagai saksi lahirnya ksatria-ksatria muda Banyuasin yang siap menggoncang panggung provinsi.
SMAN 3 BANYUASIN III